Video Terikini

Get the Flash Player to see the wordTube Media Player.

ERM 17

Upaya Peningkatan Kalori Batubara Peringkat Rendah Untuk Bahan Baku Briket Batubara

Daman Suyadi1 dan Ulum M Gani2

1 UPT Loka Uji Teknik Penambangan Jampang Kulon Sukabumi LIPI
2 Pusat Penelitian Geoteknologi – LIPI-Kompleks LIPI, Jl. Sangkuriang Bandung
E-mail: damansujudi@rocketmail.com

Sari

Telah dilakukan percobaan karbonisasi temperatur rendah (semikokas) terhadap batubara peringkat rendah dari Garut Selatan. Semikokas tersebut digunakan sebagai bahan baku briket batubara (BB). Untuk meningkatkan kalori dilakukan pencampuran dengan batubara dari Kalimantan Selatan dan penambangan arang batok untuk menurunkan kandungan sulphur yang masih tinggi pada semikokas tersebut.

Dengan tahapan-tahapan seperti itu akan dihasilkan suatu bahan baku briket batubara dengan kandungan sulphur rendah < 1,0% dengan kalori > 5.000 cal/kgcal. Walaupun saat ini para pengusaha briket batubara kebanyakan menggunakan batubara Kalimantan yang umumnya mempunyai kandungan sulphur rendah (<0,5%) dan kalori tinggi diatas 6.000 cal/kgcal.

Kata kunci : batubara, karbonisasi, semikokas, arang batok

Abstract

Experiment for carbonization low temperation on Southern Garut low grade has been done. Semicoke is used as by the coal briquette taw material (BB). To improve the calori done by the mixing with coal from South Kalimantan and addition of charcoal coconut to downhill of content sulphur with still high at semicoke

With step like that will be yielded a coal briquette row material with low sulphur content < 1,0% with calori > 5.000 cal/kgcal. Although the existing the coal briquette entrepreneurs most using coal Kalimantan which generaly has low sulphur content (<0,5%) and high calori to 6.000 cl/kgcal.

Keywords : coal, carbonization, semicoke, charcoal, coconut