Resep Masakan

resep kue resep rendang

Video Terikini

Get the Flash Player to see the wordTube Media Player.

LSP 16

Studi Variasi Iklim Di Wilayah Maritim Tropis Berdasarkan Geokimia Koral Dari Wilayah Indonesia

S.Y. Cahyarini 1, P.S. Putra1, dan P. Irasari2

1Pusat Penelitian Geoteknologi – LIPI
Kompleks LIPI, Jl. Sangkuriang Bandung
Tlp. 022 – 2507771, 2503654, Fax. 022 – 2504593
2 Puslit Telimek Komp. LIPI Gd 20
E-mail: sriy003@geotek.lipi.go.id

Sari

Perubahan suhu muka laut dapat menyebabkan adanya anomali curah hujan (presipitasi) yang dapat mengakibatkan terjadinya kekeringan ataupun banjir. Perubahan alamiah ini akan berdampak bagi wilayah maritim Indonesia yang merupakan wilayah yang dipengaruhi oleh perubahan iklim musiman (yaitu musim barat dan timur), maupun tahunan contoh El Nino Southern Oscillation (ENSO), Indian Ocean Dipole (IOD). Utamanya fenomena ENSO/IOD dapat mengakibatkan kekeringan di wilayah Indonesia. Jejak iklim ini akan terekam oleh proxy yang terkandung dalam koral. Koral mampu menyediakan data iklim dalam kisaran waktu yang panjang sampai ratusan bahkan fosil koral mampu menyediakan sampai ribuan tahun lampau. Dalam studi ini akan dilakukan reanalisis beberapa proxy geokimia yang terkandung dalam koral dari wilayah Indonesia. Analisis statistik data timeseris akan diterapkan pada proxy tersebut, sehingga sinyal-sinyal iklim dalam resolusi rendah maupun tinggi dapat diekstraksi. Sehingga fenomena iklim diwilayah maritim Indonesia semakin dipahami. Selain itu metodologi pengambilan contoh koral akan dikaji dan dikembangkan untuk mendapatkan metode yang lebih efisien dan efektif. Conto koral baru akan diambil dari wilayah barat-selatan Sumatra yang diduga merupakan daerah sensitif fenomena iklim.

Kata kunci: proxy geokimia, unsur jejak, oksigen isotop, suhu muka laut, ENSO, IOD, koral

Abstract

Sea Surface Temperature changes can cause the rainfall anomalies (precipitation) which may result in droughts or floods. These natural changes will affect Indonesia’s maritime territory by seasonal and annual climate changes, such as El Nino Southern Oscillation (ENSO), Indian Ocean Dipole (IOD). The main phenomenon of ENSO / IOD can cause drought in Indonesia. This climate impressions recorded by the proxy contained in the coral. Coral is able to provide a range of climate data in a long time, even able to provide up to a thousand years ago. In this study will be conducted reanalysis of several geochemical proxies contained in corals from Indonesia. Timeseris statistical data analysis will be applied to the proxy, so that the climate signals in the low and high resolution can be extracted. Thus the phenomenon of Indonesian maritime climate of the region increasingly understood. Besides coral sampling methodology will be reviewed and developed to get more efficient methods and effective. New coral samples will be taken from the area of south-west Sumatra which are suspected of climate-sensitive areas.

Keywords: proxy geokimia, trace elements, isotope , ENSO, IOD, coral