Pengolahan Mineral Tekto Silikat Alam (Zeolit) Untuk Substitusi Impor Sediaan Bahan Baku Farmasi
Lenny M.Estiaty dan Dewi Fatimah
Pusat Penelitian Geoteknologi – LIPI
Kompleks LIPI, Jl. Sangkuriang Bandung
Tlp. 022 – 2507771, 2503654, Fax. 022 – 2504593
E-mail: lenn001@geotek.lipi.go.id
Sari
Impor bahan baku farmasi sampai akhir tahun 2008 masih menghantui dunia farmasi nasional. Saat ini, kandungan impor bahan baku obat tetap berkisar 98% padahal berbagai jenis komoditi mineral industri dari jenis mineral silikat, seperti zeolit alam yang dimiliki Indonesia dapat dikembangkan menjadi bahan dasar pembuatan produk obat-obatan. Menurut GPFI, Indonesia belum mempunyai kekuatan yang cukup di sektor industri bahan baku farmasi.Untuk memutus salah satu mata rantai ketergantungan impor tersebut, Geoteknologi – LIPI telah melakukan riset untuk memberdayakan mineral tekto silikat alam sebagai substitusi impor sediaan bahan baku industri farmasi khususnya sebagai penyerap mikroba patogen. Jika ditinjau dari segi kualitas belum tentu bahan galian alam tersebut dapat memenuhi syarat spesifikasi teknis untuk keperluan industri farmasi, sehingga diperlukan proses pengolahan agar mineral tersebut dapat diberdayakan. Dengan mengaktifkan gugus tetrahedral yang masih diselimuti oleh impurities mineral dan oksida-oksida, sehingga daya serap zeolit meningkat. Untuk menguji keberhasilan teknik pengolahan, material akan diujikan terhadap mikroba patogen yang diwakili oleh jenis bakteri E-colli dan jamur Candida Albicans. Hasilnya adalah bahwa zeolit alam yang telah diolah menyerap mikroba patogen lebih baik dari pada zeolit yang belum diolah.Untuk zeolit alam dari Cikancra Tasikmalaya setelah diolah dapat menaikkan daya serap terhadap bakteri E-Colli sebanyak 56.24% hingga 81.96%, terhadap jamur C-Albicans sebanyak 76.73% hingga 83.45%.Sedangkan zeolit alam dari Geger Bitung, Sukabumi setelah diolah dapat menaikkan daya serap terhadap bakteri E-Colli sebanyak 45.76% hingga 71.26%, terhadap jamur C-Albicans sebanyak 43.88% hingga 45.82 %. Zeolit yang berasal dari Cikancra,Tasikmalaya mempunyai daya serap lebih tinggi daripada zeolit yang berasal dari Gegerbitung, Sukabumi.Dengan diperolehnya material antiseptik berbasis zeolit alam diharapkan membuka peluang baru dalam pemanfaatan mineral tekto silikat alam (zeolit) sebagai bahan baku obat-obatan, akan meningkatkan nilai tambah bahan galian golongan C (zeolit), dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor khususnya bagi industri farmasi maupun industri kosmetika.
Kata kunci :Mineral tekto silikat, Industri farmasi, mikroba patogen,daya serap
Abstract
Import of pharmacy raw material, to the last in 2008 still difficult to national pharmacy world. At this time, content of medicine raw material import around 98%, though kinds of industry mineral from silicate mineral type, like natural zeolite can be developed become drugs starting material. According to GPFI, Indonesia has not yet had strength in industrial sector of pharmacy raw material. To break one of dependable link import, Geotecnology-LIPI has conducted research to process tekto silicate mineral an import substitution for raw material of pharmacy industry specially as microba patogen absorber. From its quality, nature materials, has not yet been up to standard for pharmacy industry, until needed processin, in order to this mineral can be utilized. By activate the tetrahedral of zeolite that has been blanketed by impurities mineral and oxides, until zeolite have optimal absorptive. Product Test is conducted to microbe patogen growth such as Eschericia Coli and Candida Albicans. The result is that nature zeolite that has been proceseds, absorb microbe patogen better than unprocessed zeolite. Nature zeolite from Cikancra Tasikmalaya after processed can boost up absorptive to bacterium E-Colli 56.24% till 81.96%, to fungi C-Albicans 76.73% till 83.45%. Whereas nature zeolite from Geger Bitung, Sukabumi after processed can boost up absorptive to bacterium E-Colli 45.76% till 71.26%, to fungi C-Albicans 43.88% till 45.82 %. Zeolite from Cikancra, Tasikmalaya have higher absorptive than zeolite from Gegerbitung, Sukabumi. With existence of antiseptic materials base on nature zeolite is expected to open new opportunity in tekto silikat mineral utilization for drugs raw material, will improve added value of zeolite, and lessen dependable of import raw material specially for pharmacy and also cosmetic industry.
Keywords:Tekto silicate mineral, pharmacy Industry , patogen microbe, absorptive
