Video Terikini

Get the Flash Player to see the wordTube Media Player.

GEB 6

Studi Struktur Geologi Bawah Permukaan Kaitannya Terhadap Perangkap Hidrokarbon Di Daerah Cekungan Jawa Timur Utara

Karit L. Gaol, Kamtono, Praptisih dan Dadan D. Wardhana

Pusat Penelitian Geoteknologi – LIPI
Kompleks LIPI, Jl. Sangkuriang Bandung
Tlp. 022 – 2507771, 2503654, Fax. 022 – 2504593
E-mail: kari001@geotek.lipi.go.id

Sari

Penelitian geologi bawah permukaan dengan metode Gayaberat telah dilakukan di Kabupaten Lamongan. Daerah ini dipilih karena masih termasuk bagian dari Cekungan Jawa Timur bagian utara (CJTU). Pengukuran ini menghasilkan data gayaberat yang dibuat dalam bentuk peta kontur Bouguer anomali. Dari peta kontur ini dapat dikelompokkan dua kelompok anomali, pertama kelompok anomali rendah dan sedang antara 4-30 mGal menempati bagian  Selatan di sekitar Babat, Lamongan menerus ke arah Gresik,  kedua kelompok anomali tinggi 30-55 mGal menempati bagian utara sekitar Paciran, Dukun, Brondong dan Pambon. Pada umumnya kelompok anomali ini berarah baratlaut  – tenggara ( NW – SE). Anomali sisa diperoleh dengan metoda polinomial  dari orde 1 hingga orde 3 yang memperlihatkan adanya konsistensi  kelurusan struktur dengan arah Barat – Timur yang melewati bidang batas anomali tinggi dan rendah dan diduga merupakan bidang batas kontrol struktur.

Hasil anomali Bouguer dan residual, pola kontur anamali rendah  yang diduga cerminan dari batuan bertahanan jenis rendah yang mengindikasikan batuan sedimen tebal, sedangkan anomali sedang berada pada bidang batas anomali rendah dan tinggi dijumpai mulai dari arah Pambon, Karang Geneng menerus ke arah Dukun. Anomali tinggi berada di bagian utara daerah penelitian, dicirikan dengan pola membentuk kontur melingkar dan mengelompok serta diduga cerminan dari batuan bertahanan jenis tinggi yang dikonotasikan batuan keras. Berdasarkan kelompok anomali ini, menunjukkan bahwa perangkap hidrokarbon kemungkinan berada pada bidang batas anomali rendah dan tinggi. Dalam kontek aliran fluida, pola anomali yang berbentuk demikian kemungkinan dapat merupakan tempat akumulasinya fluida secara konvergen.

Kata kunci: anomali gayaberat , tahanan jenis


This paper describe subsurface geological research with gravity method has been performed in Lamongan district. This area was chosen because it includes part of the Northeast Java Basin. Result of this gravity survey presented in the Bouger anomaly map. Two group of anomalies can be observed from the map; the low – middle anomaly (4 – 30 mgal) situated in the southern part, and the high anomaly (30 – 55 mgal) situated in the northern part. In general, these anomalous group directed northwest – southeast (NW – SE). Based on this anomaly group, possible hydrocarbon trapping located in the boundary of low and high anomaly.

Keywords: gravity anomaly, resistivity